Seru! Latihan #NulisCerita Berdasarkan Videoklip

2a

Bagi saya, penulis adalah salah satu profesi yang mengizinkan saya bekerja hanya mengenakan… piyama!  Haha.. yes I should be thankful for this. Serunya lagi, profesi ini juga memperbolehkan kita bekerja di mana saja—dan coffee shop adalah tempat favorit saya. Karena letaknya yang dekat dengan rumah, seringkali saya merasa tengah menulis di ruang kerja “kedua”.

Mengaku suka #NulisCerita? Yuk, jadikan ini bagian dari keseharian kita. Cara melatihnya pun juga beragam, kok.  Yang penting kita selalu bercerita dengan kata-kata. Pas nongkrong di coffee shop minggu lalu—dan kali ini bebas kedinginan karena sudah mengenakan Missmarina Cape Blazer yang cozy— saya menemukan teknik latihan menulis cerita dengan mengadaptasi adegan pada videoklip. Iya.. itu lho, music video yang sering seliweran di TV.

Nah, apa saja yang harus dilakukan dalam latihan menulis kisah berdasarkan sebuah videoklip? Simak langkah berikut ini ya:

1. Pilih videoklip favoritmu (ya, harus video yang lagunya kamu suka agar menulisnya pun penuh penghayatan) yang bermuatan plot atau terdiri dari rangkaian kejadian yang membentuk cerita. Pilihan saya adalah klipnya Dashboard Confessional, Stolen.

2. Perhatikan tokoh utama pada klip tersebut dan namakan tokohnya untuk ceritamu. Untuk cerita saya, tokoh utamanya ada dua orang. Nama mereka Rifat dan Kanira.

3. Mulai menulis draft kasar sesuai kronologi adegan pada klip—gabungkan dengan imajinasimu. Ini penggalan versi saya:

Inilah liburan sekolah yang Rifat ingat sebelas tahun yang lalu, tepat sehari setelah ia merayakan ulang tahunnya yang ke-10; ia sekeluarga menginap di sebuah vila kecil di tepi pantai berkarang dan semua orang sudah memiliki agenda berlibur masing-masing. Semua, kecuali dirinya. Tak ada yang lebih menyenangkan bagi Rifat selain bangun sepagi mungkin—di saat semua masih terlelap—dan menjelajah pantai seorang diri, berharap menemukan reruntuhan kapal bajak laut dan harta karunnya yang berserakan. Lalu mendadak Rifat terkesiap. Sebuah bangunan tua dan megah  di atas bukit pasir menghadang pandangannya. Seperti sebuah istana yang terlupakan oleh zaman. Namun bukan itu yang sebenarnya membuat napas anak lelaki ini tercekat selama lima detik. Ada sosok mungil berdiri membelakangi istana itu, menatap Rifat dengan angkuh. Membuatnya terpesona. Dari perkenalan singkat dan jauh dari keceriaan itu, Rifat mengetahui nama si putri penghuni istana tua. Kanira. (berikutnya, dapat kalian lanjutkan sendiri sampai videoklip selesai)

4. Setelah selesai, baca dan tulis ulang kembali sampai cerita tersebut sempurna hasilnya. Kurangi dan tambahkan beberapa bagian dan adegan, poles kembali karakter para tokohnya, perjelas deskripsi dan setting keadaan, serta tonjolkan mood atau suasana pada cerita tersebut. Tentu saja dalam menciptakan ini kita harus melibatkan seluruh perasaan dan pikiran yang ada.

2b

Semakin sering kita melakukan ini, menulis pun jadi lebih lancar. Lebih mudah mengatasi kebuntuan ide. Cerita yang kita buat pun akan terasa “mengalir” ketika dibaca. Jadi, jangan sungkan untuk cari lagi videoklip favoritmu… and make a story out of it!

Okay, saya mau menikmati sesi menulis (dan mengkhayal!) lagi di Starbucks. Apalagi suasana kali ini lebih hangat dan cozy dengan bergaya ala red riding hood pakai MissMarina Cape Blazer in Peach (mau tanya-tanya stockist mereka juga bisa langsung tweet away @missmarinaccs!)

Have fun with all of those music videos !

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s